Berbagai masalah mental akibat kurang tidur

Sumber : medicalexpress

   Di saat ini khusunya diperkotaan, masyarakat pada umumnya mengalami masalah sosial yang lebih kompleks di bandingkan masyarakat pedesaan. Mulai dari masalah keuangan, kesehatan, keluarga, sosial dan lain-lain. Ini di tandai dengan tingkat stres yang semakin meningkat, sehubungan dengan itu masalah akan gangguan tidur menjadi penyebab utama yang juga menyebabkan tingkat stres semakin parah. Alangkah baiknya kita mengetahui dampak dari masalah kurang tidur terhadap mental, yang mana jarang orang ketahui akan dampaknya ini.

Dampak Kurang  Tidur pada Kesehatan Mental

Kaitan antara kurang tidur dengan kesehatan mental cenderung kompleks, karena keduanya saling berkaitan satu sama lain. Misalnya pada kasus insomnia yang memperburuk kondisi mental seseorang. Di sisi lain, stres yang dialami seseorang bisa memicu kurang tidur. Ketahui dampak negatif kurang tidur bagi kesehatan mental berikut.
1. Berpengaruh pada emosi. Saat kurang tidur, bagian otak yang bernama amygdala mengalami peningkatan aktivitas hingga 60 persen. Tingginya aktivitas amygdala ini memengaruhi kemampuan otak dalam mengendalikan emosi.
2. Depresi. Kondisi ini diperparah dengan kebiasaan kurang tidur, tapi juga mungkin disebabkan karena kurang tidur.
3. ADHD alias gangguan hiperaktivitas dan defisit atensi. Kondisi ini dialami anak-anak maupun orang dewasa. Gejala ADHD mirip dengan kurang tidur, dan sering terjadi bersamaan, seperti hiperaktif, ngantuk pada siang hari, sulit konsentrasi, dan kondisi emosi yang labil.
4. Gangguan bipolar. Kondisi ini rentan memperburuk episode mania yang dialami pengidap, serta memicu kelelahan ekstrim yang membuat durasi tidur menjadi lebih panjang saat fase depresi berlangsung. 
5. Gangguan kecemasan, merupakan penyebab berkurangnya waktu tidur yang berkontribusi pada serangan panik dan mimpi buruk. Pada pengidap gangguan kecemasan, kurang tidur memengaruhi kemampuan seseorang dalam mengendalikan emosi.

Pengaruh Lain Kurang Tidur pada Fungsi Otak

Pengaruh kurang tidur terhadap fungsi otak terjadi ketika otak sudah tidak mampu menoleransi minimnya waktu istirahat. Seseorang dikatakan kurang tidur jika hanya istirahat selama kurang dari enam jam pada malam hari. Selain berpengaruh pada kesehatan mental, berikut ini pengaruh kurang tidur pada fungsi otak yang perlu diketahui.
1. Otak bekerja lebih keras, karena terus menerima sinyal rasa mengantuk. Kondisi ini membuat kinerjanya menjadi tidak efisien.
2. Pikiran berkabut alias brain fog, yaitu kondisi yang membuat seseorang sulit konsentrasi dan mengambil keputusan. Hal ini mirip dengan kondisi kelelahan, tapi dampak yang dialami saat kurang tidur cenderung lebih serius.
3. Sulit mengingat, bisa terjadi pada memori jangka pendek atau jangka panjang. Memori jangka pendek berfungsi untuk melakukan aktivitas kompleks, seperti berhitung atau mengingat rangkaian kegiatan. Sementara memori jangka panjang berperan dalam merekam informasi sepanjang waktu, proses ini terjadi saat tidur.
4. Sulit mengendalikan perilaku, karena terjadi penurunan kendali dan kemampuan membuat rencana.
Itulah alasan mengapa kurang tidur bisa pengaruhi kesehatan mental. Kalau kamu punya keluhan kurang tidur, jangan ragu berbicara dengan dokter ahli. 
Sumber : halodoc

0 Response to "Berbagai masalah mental akibat kurang tidur "

Post a Comment

Note: Only a member of this blog may post a comment.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel